Budidaya Baby Corn

Baby corn adalah salah satu jenis sayuran, dimana jumlah penggemarnyapun semakin bertambah, tidak hanya di negara merah putih namun juga diluar negeri.
Kalau jagung biasa itu bisanya diambil setelah buahnya tua, tetapi baby conr biasa dikonsumsi saat tongkolnya masih mudah dan butir-butir bijinya belum terbentuk. Mulanya baby conr dikenal sebagai sayuran khas yang dikonsumsi oleh kalangan terbatas, tetapi kini masyarakat sudah mengenalnya sebagai sayuran yang sangat bergizi yang dapat ditemukan baik dipasar umum ataupun dipasar swalayan. Tidak hanya dalam bentuk segar, kini sudah ada baby corn yang diawetkan dalam kaleng.
Penggemar sayur jenis ini tidak hanya dari dalam negeri, tapi ada juga dari luar negeri, dan semuanya pasti menginginkan mutuh yang baik atau bagus. Padahal mutuh yang baik atau bagus hanya bisa kita capai jikalau pengelolaan ditangani dengan sungguh baik.
Ada 10 cara dalam budidaya tanaman sayuran baby corn yaitu :
Ada 10 cara dalam budidaya tanaman sayuran baby corn yaitu :
- Benih
- Syarat Tumbuh
- Persiapan Lahan
- Penanaman Tanaman
- Perawatan Tanaman
- Pemupukan
- Penyiangan
- Pembubunan
- Detasseling
- Panen dan pascapanen
Berikut adalah penjelasan dari 10 cara budidaya tanaman sayuran baby corn :
- Benih
Pada dasarnya semua tanaman jagung biasa menghasilkan baby corn, tetapi banyak yang tidak sesuai dengan keinginan konsumen dari segi rasa, tekstur dan ukuran setiap jagung tidak sama.
Varietas jagung yang bisa dipanen sebagai baby corn yaitu yang mempunyai produktivitas tinggi, berumur pendek, dan bahkan pada umur tertentu jagung ini mampu mencapai ukuran yang di inginkan para pembudidaya. Ada dua jenis varietas yang direkomendasi pembeli yaitu varietas hibrida CPI-1 dan varietas AGX.
- Syarat Tumbuh Baby Corn
Yang kedua adalah syarat tumbuh. Jagung mempunyai daya adaptasi yang luas, karena kita dapat menanamnya pada daerah dengan berbagai iklim yang berbeda dan pada berbagai macam jenis tanah. Jagung dapat kita tanam pada daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Tetapi Alangkah baiknya ditanam pada tanah yang subur, suhu yang hangat dan juga daerah yang cura hujannya tidak terlalu tinggi.
- Persiapan Lahan Untuk Menanam Baby Corn
Pentingnya persiapan lahan sebelum kita menanam. Langkah ini adalah langkah yang selalu kita lakukan dimana dengan tujuan untuk membudidayakan tanaman tersebut. Dalam persiapan lahan kita perlu pengolahan tanah, pengolahan tanah untuk tanaman baby corn sama seperti pengolahan tanah pada tanaman lainnya yaitu dengan melakukan penggemburan, pembuatan bedengan dan perlakuan-perlakuan lainnya
Ini bertujuan untuk memudahkan tanaman tersebut tumbuh dengan baik tanpa ada tanaman lain yang menghalangi proses penyerapan unsur haranya, contohnya dalam membersihkan gulma.
- Proses Penanaman
Langkah keempat adalah penaman tanaman. Proses penanaman baby corn tentu tidak sama dengan penaman jagung biasa kususnya dalam hal jarak tanam. Pada jagung yang biasa, jarak tanamnya itu tidak boleh terlalu rapat agar pertumbuhan tanaman optimal dan dapat menghasilkan buah yang besar, sedangkan jarak untuk penanaman baby corn yaitu boleh lebih rapat karena buhannya dipanen mudah dan tanaman tidak dipelihara sampai tua.
- Perawatan Tanaman Baby Corn
Langkah ke lima adalah perawatan. Jangan berpikir karena jagung ini berumur pendek maka perawatannyapun lebih gampang, meskipun umur dari baby corn ini pendek, proses prawatannyapun perlu kita perhatikan supaya proses pertumbuhannya bagus dan hasiln produksinya optimal. Dalam proses perawatan perlu kita lakukan dengan pemberian pupuk yang teratur, pembubunan dan membersihkan tanaman pengganggu seperti gulma dll.
- Pemupukan Tanaman Baby Corn
Untuk pemupukan pada tanaman ini kita dapat menggunakan pupuk kandang, selain pupuk kandang kita juga dapat menggunakan pupuk buatan. Karena pupuk buatanpun dibutuhkan dimana bertujuan untuk mendukung ketersediaan unsur hara bagi tanaman baby corn.
- Penyiangan Baby Corn
Penyiangan pada tanaman baby corn sangat penting dengan membersihkan gulma supaya tidak mengganggu proses penyerapan unsur hara pada tanaman baby corn.
- pembubunan
Salah satu cara perawatan yang biasa dilakukan adalah dengan pembubunan. Apa itu pembubunan dan tujuannya untuk apa ?
Pembubunan adalah melakukan penggemburan tanah pada areal tanaman, ini biasa dilakukan ketika tanaman berumur 25 hari atau pada saat tanah tampak mulai rata dan akar tanaman baby corn sudah mulai terlihat menjalar diatas tanah.
Tujuan dari pembubunan ini untuk menjaga tanah tetap gembur sehingga akar pada tanaman baby corn dapat tumbuh dengan baik dan tanaman tidak mudah tumbang pada saat angin kencang.
- Detasseling
Apa itu detasseling ?
Detasseling adalah pembuangan bunga jantan yang bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat perkembangan tongkol. Tujuan dari pembuangan bunga jantan adalah mematahkan sifat dominansi apikal, sehingga pertumbuhan sepenuhnya diarahkan ke tongkol utama. Kegiatan ini biasanya dilakukan segera atau terlebih dahulu setelah bunga jantan muncul atau sebelum mekar. Dengan melakukan tindakan ini dapat menjamin hasil dari baby corn lebih bagus.
- Panen dan Pascapanen
Langkah terakir adalah panen. Waktu panen mempunyai peranan penting, karena ini berhubungan dengan permintaan pasar. Jadi ketika kita melakukan pemanenan itu diperhatikan. Biasanya untuk melakukan pemanenan terhadap baby corn ini panen bisa dimulai 8-10 hari sesudah pencabutan bungan jantan.

Komentar
Posting Komentar
Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan