Cara menanam Melon hingga dapat keuntungan


Melon adalah salah satu buah yang sangat diminati oleh berbagai kalangan, karena rasanya yang manis membuat hati para peninikmatnyapun tertarik, bahkan banyak masyarakat yang tertarik untuk membudidayakan Melon karena melihat harganya yang semakin hari semakin meningkat. Ada beberapa tips dalam membudidayakan melon bagi pemula yaitu

  • Pemilihan Lokasi Penanaman melon
Melon dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi. Ketinggian idealnya adalah 200m dpl-500m dpl, Jika kita menanam Melon pada daerah dataran rendah umur Melon lebih singkat sehingga pembentukan gulanya belum begitu maksimal. Jika Melon ditanam didaerah dataran tinggi buahnya lebih manis akan tetapi ukuran buahnya lebih kecil dibandingkan Melon di dataran rendah. 

  • Memilih Varietas Melon
Apabila anda bertujuan menanam Melon yang manis saya sarankan untuk memakai varietas Sky Rocket. 

SKY ROCKET
Jenis Melon ini paling banyak yang digunakan petani. Varietas jenis ini paling cocok dengan iklim di Negara merah putih. Buahnya manis, dagingnya tebal dan sangat tahan terhadap penyakit. 

  • Memilih Bibit melon Sehat
Setelah menentukan varietas, selanjutnya menyemaikan benih. Pekerjaan ini memang penting karena mempengaruhi keberhasilan penanaman. Apabila pertumbuhan bibit kurang baik, maka sulit mengharapkan tanaman tumbuh dengan baik juga. Oleh karena itu mutlak menghasilkan bibit yang sehat dan kuat. 
Benih terlebih dahulu direndam dalam air hangat selama 12 jam, setelah direndam benih kemudian ditebar diatas kertas lalu ditutupi dengan kapas yang telah dibasahi air, setelah itu kita simpan dan didiamkan selama 1hari. Sesudah itu benih siap untuk kita tanam pada polybag pembibitan. Untuk penyemaian kita dapat menggunakan plastik es, lalu kita potong dengan panjang 10cm dan jangan lupa bolongi plastik tersebut dengan kaleng bekas yang sudah dipanasi dengan api, apabila plastik tidak kita bolong pertumbuhan sangat lambat, maka disarankan untuk bolongi plastik terlebih dahulu. Sehari sebelum pindah tanam, kantong plastik digeser sehingga akar putus, muncul akar-akar baru lebih banyak, nah akar baru ini bisa menyerap unsur hara lebih banyak sehingga tanaman lebih cepat tumbuh. Bibit kemudian diletakkan pada bedengan kusus yang sudah ditutupi plastik transparan. Bibit dilatih beradaptasi dengan sinar matahari langsung, caranya setiap pagi kita buka sungkup bagian bawah, lalu biarkan sampai sore dan jangan lupa ditutup kembali pada sore hari. Saat menyingkap, lakukan penyiraman. Pada waktu mulai keluar daun bibit disemprot pestisida Decis, antracol dan dithane dengan konsentrasi yang sesuai. Plastik bisa dibuka lebih lama pada saat bibit berumur 8-9 hari atau berdaum sejati 2-3 lembar, lalu bibit melon bisa dipindahkan ke lahan yang sudah disiapkan. 

  • Penanaman melon
Sebelum melakukan penanaman, pada mulsa kita buat lubang selebar 10cm, untuk melubangi mulsa kita juga dapat menggunakan kaleng bekas dan diberi tangkai pemegang, kaleng kemudian kita isikan arang membara lalu ditempelkan pada mulsa sehingga menimbulkan lubang, dan perhatikan jarak lubang satu dengan lubang yang lain minimal 60-70cm. Apabila sudah kita lakukan langkah-langkah ini maka bibit siap kita tanam. 
Bibit idealnya kita tanam pada sore hari, dan usahakan ketika tanam, batang bibit tidak boleh menyentuh pinggir mulsa supaya tidak terbakar karena panas Matahari. Apabila ada tanaman yang tidak bertumbuh begitu baik, maka jangan lupa untuk lakukan penyulaman. 

  • Pemasangan ajir atau Turus pada tanaman melon
Seminggu setelah tanam atau boleh juga sebelum penanaman, kita pasangkan ajir atau turus, Guna ajir atau turus adalah sebagai tempat merambat percabangan dan nantinya menjadi tempat gantungnya buah Melon. Ajir biasa kita buat dari bambu dengan panjang yang sesusai.

  • Pemeliharaan tanaman melon
Aspek pemeliharaan tanaman cukup banyak, mulai dari penyiraman, seleksi calon buah, pengikatan buah, pemupukan tambahan dan pengendalian hama dan penyakit.

  • Pemangkasan tangkai melon
Pada umumnya tangkai yang dipelihara hanya satu, namun apabila kita bertujuan menghasilkan Melon yang ukuran buahnya kecil maka biarkan dua tangkai, ujung cabang tempat buah dipelihara dipangkas dengan menyisakan 2 lembar daun. 


  • Pengendalian Hama dan Penyakit terhadap tanaman melon
Mengatasi hama dan penyakit adalah faktor utama dalam menghasilkan buah Melon yang manis. Buah Melon yang manis tidak akan dihasilkan apabila daunnya gundul. Sebagai buah introduksi, Melon cukup disukai hama dan penyakit, dapat dilihat jarang ada tanaman melon yang daunnya bisa utuh, padahal itu amat berperan dalam proses fotosintesis. Apabila berlangsung baik, buahpun rasanya akan manis. Karena itu penyemprotan pestisida sangat penting dilakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman ini. 



                                                    Albertus Aren

Dari saya itu saja poin yang diperhatikan dalam membudidayakan melon. 
Apabila ada masukan mohon kirim di kolom komentar 🙏

Komentar

Postingan Populer