Budidaya cabe
Cara budidaya cabe tentu berawal dari benih. Kita harus memiliki benih cabe yang berkualitas tinggi. Tidak sulit untuk memilih benih cabe, pilihlah benih cabe yang sudah tua atau masak, Kupas cabe tersebut lalu kita ambil bijinya. Setelah bijinya sudah kita ambil jemurlah benih atau biji cabe itu dibawah sinar matahari sampai bijinya kering. Cara lain juga kita bisa membeli benih cabai di toko Tani, tetapi jika kita tidak ingin mengeluarkan uang, kita dapat membuat benih sendiri.
- Persemaian benih cabe
Ketika kita sudah memiliki benih, Langkah selanjutnya adalah melakukan persemaian benih
Caranya :
- Siapkan polybag atau Pot
- Siapkan tanah dan pupuk kompos
- Campurkan tanah dengan pupuk kompos
- Masukan tanah dan pupuk kedalam polybag
- Rendamkan benih kedalam air hangat
- Diamkan benih di dalam air sampai 3 Jam
- Tanamkan benih kedalam polybag
- Tutupi dengan tanah
- Diamkan sampai benih berkecambah
- Penanaman Cabe
Ketika benih sudah tumbuh menjadi bibit, langkah selanjutnya adalah, melakukan penanaman bibit pada lahan, jangan lupa menggemburkan tanah pada lahan yang sudah kita siapkan, jika kita tetap mengunakan polybag untuk media tanam, maka gunakanlah polybag yang ukuran cukup besar dan campurkan tanah dan pupuk lalu masuklah kedalam polybag dan lakukan proses penanamannya.
- Perawatan tanaman cabe
Hal yang paling penting kita lakukan ketika kita sudah menanam adalah melakukan perawatan pada tanaman tersebut. Untuk perawatan kita harus menyiram tanaman tersebut dengan air, lakukan penyiram secara rutin setiap pagi dan sore hari.
- Panen
Ketika cabe sudah berbah dan buahnya sudah pas untuk di panen, maka lakukan pemanenan.


Komentar
Posting Komentar
Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan